• Kapolda Jawa Barat

    Irjen Pol Drs Moechgiyarto SH,M.Hum.

    INSPEKTUR JENDERAL POLISI

  • Layanan Informasi


  • Photobucket Photobucket Photobucket
  • Anda Pengunjung Ke

    • 172,722 Orang
  • MADING SI GARDA

    Si Garda

    Seputar Informasi LingGAR LoDAya

  • Siraman Rohani

  • Kategori

  • Arsip

  • Meta

  • page counter online
  • Powered by FeedBurner Bookmark and Share AddThis Feed Button Military Blogs - Blog Catalog Blog Directory

Asmaul Husna membuka PASKIL di Pontren “Sirojul Munir Al Mukana”

Kuningan- Hari Minggu (16/08) sebanyak 28 personil anggota Polres Kuningan memenuhi undangan Pimpinan Pontren “Sirojul Munir Al Mukana”, untuk mengikuti kegiatan pembukaan pesantren kilat (PASKIL) sekaligus mengisi acara yaitu membacakan Asmaul Husna di depan Jama’ah dan tamu undangan. Alhamdulillah pelaksanaan berjalan lancar dan khidmat semua hadirin yang hadir berdiri dan bersama-sama membacakan Asmaul Husna. Akhir dari rangkaian kegiatan yaitu Tabligh Akbar yang disampaikan oleh Habib Al Fuad dari Jakarta. Ada oleh-oleh dari apa yang disampaikan oleh Al Habib satu diantaranya yaitu beliau menyampaikan bahwa jangan karena kita berada di pihak benar lantas menghalalkan segala cara, apalagi dengan meneriakan Asma Allah, contoh ; Ada orang mencuri sendal di mesjid lantas ketangkap, dan dengan gagahnya orang-orang memukulinya sambil berteriak “Allahu Akbar…Allahu Akbar…” Sungguh dia adalah pendosa besar ! Rasullullah tidak pernah mengajarkan ummatnya untuk berlaku kasar/aniaya terhadap orang yang dalam keadaan lemah meskipun dia itu penjahat besar. Dalam perang pun Rasullullah memberikan amar kepada ummatnya agar tidak membunuh anak kecil, orang tua, orang yang sudah mengangkat tangan/menyerah dan dilarang merusak tanaman atau fasilitas yang dapat menghidupi hajat hidup orang banyak. Termasuk kasus sekarang yang lagi marak yaitu Bom. Al Habib menyampaikan bahwa pelaku Bom itu bukan Mujahid, tapi dia pembunuh, satu orang membunuh satu orang lainnya tanpa alasan yang haq maka sama dengan dia telah membunuh seluruh manusia. Tidak ada satu alasanpun yang dapat membenarkan tindakan terorime, dia telah merusak Islam, dan yang dia bunuh adalah orang-orang diam yang tidak sedang berperang, yang tidak sedang menyerang, yang tidak dalam posisi membahayakan orang lain. Jihad jangan diartikan secara picik. Seorang suami mencari nafkah buat keluarganya dia adalah mujahid, Seorang Istri menjaga kehormatan dan harta suaminya dia adalah mujahid. Jangan lantang bilang Syahid tapi lantas Islam Hancur, Jangan bilang Syuhada tapi ketika itu juga Islam jadi rusak. Jadilah Mujahid dengan membangun Islam, membangun ummat. Jadilah seorang muslim yang Rahmatan Lil’alamin…amin… Wallahu’alam Bhissowab.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: